Cara menyusui yang benar dimulai dari pelekatan yang nyaman: mulut bayi terbuka lebar, dagu menempel payudara, dan badan bayi menghadap ibu. ASI eksklusif tetap diberikan sampai 6 bulan, lalu dilanjutkan bersama makanan pendamping. Di minggu pertama, susui sesuai isyarat lapar, termasuk malam hari. Artikel ini merangkum posisi, tanda pelekatan baik, dan kapan perlu bantuan bidan atau konselor laktasi.

Posisi cara menyusui yang benar
Pilih posisi yang membuat bahu ibu rileks. Posisi buaian, menyusui berbaring, atau football hold sama-sama bisa dipakai. Yang menentukan adalah garis tubuh bayi: telinga, bahu, dan pinggul sejajar, perut bayi menempel perut ibu, dan hidung mengarah ke puting. Kepala bayi sedikit menengadah, bukan menunduk ke dada.
Sanggang payudara dengan jari membentuk huruf C, agak jauh dari areola. Sentuh bibir atas bayi dengan puting, tunggu mulut terbuka lebar, lalu dekatkan bayi ke payudara. Jangan condongkan payudara ke mulut yang masih sempit. Dagu menempel, bibir melengkung ke luar, dan lebih banyak areola terlihat di atas bibir atas daripada di bawah. WHO merangkum praktik menyusui di halaman topik menyusui WHO.
Berapa sering bayi perlu menyusu?
Bayi baru lahir biasanya menyusu 8 sampai 12 kali dalam 24 jam. Jeda bisa 1,5 sampai 3 jam, dan sore hari sering lebih rapat. Itu disebut cluster feeding dan masih wajar. Bangunkan bayi yang tidur lebih dari 3 jam di minggu pertama bila berat badannya masih dipantau ketat. Setelah menyusu mapan, ikuti isyarat: tangan ke mulut, gerakan mengisap, atau gelisah ringan. Menangis adalah isyarat yang sudah terlambat.
Malam hari tetap bagian dari produksi ASI. Pola tidur yang berubah-ubah di usia ini dibahas di jadwal tidur bayi. Jika bayi rewel di antara waktu menyusu, coba pelukan dan suara tenang dari cara menenangkan bayi rewel sebelum menyimpulkan ASI kurang.
Tanda bayi mendapat cukup ASI
- Terdengar menelan berirama, lalu bayi melepas payudara sendiri dalam keadaan rileks.
- Payudara terasa lebih lunak setelah sesi menyusui.
- Setelah hari keempat, popok basah sekitar enam kali sehari dan kotoran berubah dari hitam ke kuning.
- Berat badan yang turun di awal minggu pertama kembali naik menjelang akhir minggu kedua. Catat di Buku KIA.
Kemenkes menjelaskan ASI eksklusif selama 6 bulan di halaman ASI eksklusif. Setelah itu, ASI dilanjutkan sambil mulai makanan lumat. Panduan teksturnya ada di mpasi 6 bulan. Selama enam bulan pertama, air putih, teh, atau susu formula tidak diperlukan bila menyusui berjalan baik.

Nyeri, empeng, dan botol
Tarikan di awal isapan bisa terasa aneh, tetapi nyeri yang menetap sampai akhir menyusui biasanya berarti pelekatan perlu diperbaiki. Lepaskan hisapan dengan jari bersih di sudut mulut, lalu coba lagi. Puting lecet yang tidak membaik dalam beberapa hari perlu dilihat konselor laktasi atau bidan.
Di minggu-minggu pertama, tunda empeng dan susu botol bila pelekatan masih dipelajari. Bayi yang sudah terbiasa aliran botol kadang tidak sabar di payudara. Jika ibu harus berpisah dengan bayi, perah ASI dan berikan dengan cangkir kecil atau sendok sesuai arahan petugas. Imunisasi tetap jalan sesuai jadwal imunisasi bayi. Demam ringan setelah imunisasi bukan alasan berhenti menyusui.
Aktivitas di sela menyusui
Setelah bayi terjaga dan kenyang, sisihkan beberapa menit untuk bicara, senyum, dan tengkurap singkat. Ide aman sesuai usia ada di stimulasi bayi 0-6 bulan dan peta usia di milestone bayi 0-12 bulan. Menyusui yang nyaman dan stimulasi singkat berjalan bersama, tanpa jadwal yang kaku.
Kapan minta bantuan?
Hubungi bidan, dokter, atau konselor laktasi bila bayi sangat mengantuk dan jarang menyusu, popok basah sangat sedikit setelah hari keempat, kulit dan mata semakin kuning, atau ibu demam dengan payudara merah dan nyeri. Tetap tawarkan payudara bila ibu mampu, sambil diperiksa. Artikel ini membantu pelekatan di rumah dan tidak menggantikan pemeriksaan.
Ganti payudara bila isapan melambat atau bayi melepas sendiri. Mulai sesi berikutnya dari payudara yang terakhir dipakai. Setelah menyusu, sandarkan bayi tegak di bahu dan tepuk punggung perlahan sekitar satu menit. Sendawa yang tidak keluar tetap wajar bila bayi nyaman dan tidak rewel terus.
Kesimpulan
Cara menyusui yang benar bertumpu pada badan bayi yang menghadap ibu, mulut terbuka lebar, dan frekuensi sesuai isyarat lapar. Pantau popok, berat badan, dan kenyamanan puting. ASI eksklusif berlanjut sampai 6 bulan, lalu diteruskan bersama MPASI. Bantuan dini dari bidan lebih berguna daripada menunda saat nyeri atau berat badan tidak naik.
FAQ
Apakah ASI eksklusif harus tepat 6 bulan?
Ya, ASI saja sampai usia 6 bulan bila bayi sehat dan tumbuh sesuai pemantauan. Makanan pendamping dimulai saat bayi genap 6 bulan, sementara menyusui dilanjutkan.
Bagaimana jika ASI terasa sedikit di sore hari?
Sore hari bayi sering menyusu lebih rapat. Itu merangsang produksi untuk hari berikutnya. Minum cukup, istirahat saat bayi tidur, dan susui dari kedua payudara.
Bolehkah ibu sakit tetap menyusui?
Banyak kondisi ringan tetap memungkinkan menyusui. Tanyakan obat yang dikonsumsi ke dokter atau apoteker agar aman untuk bayi. Jangan berhenti mendadak tanpa arahan.
Perlukah susu formula tambahan di minggu pertama?
Tambahan hanya bila petugas kesehatan menilai bayi membutuhkannya, misalnya berat tidak naik atau menyusu belum efektif. Minta dipandu cara pelekatan sebelum beralih ke formula.


