Demam Berdarah pada Anak: Gejala, Tanda Berat, dan Nyamuk Siang

Orang tua memeriksa suhu anak yang istirahat karena demam berdarah pada anak

Demam berdarah pada anak adalah infeksi virus yang ditularkan lewat gigitan nyamuk, terutama di daerah tropis dan perkotaan. World Health Organization mencatat sebagian orang tidak bergejala. Yang bergejala biasanya demam tinggi, sakit kepala, nyeri badan, mual, dan ruam, lalu membaik dalam 1–2 minggu. Sebagian kecil menjadi berat dan perlu rumah sakit. Artikel ini untuk orang tua di rumah dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter.

Orang tua memeriksa suhu anak yang istirahat karena demam berdarah pada anak
Demam tinggi perlu istirahat dan cairan. Tanda berat harus segera diperiksakan.

Gejala demam berdarah pada anak

Bila gejala muncul, WHO menyebut biasanya mulai 4–10 hari setelah infeksi dan berlangsung 2–7 hari. Yang sering disebut: demam tinggi sekitar 40°C, sakit kepala berat, nyeri di belakang mata, nyeri otot dan sendi, mual, muntah, kelenjar bengkak, dan ruam. Banyak infeksi ringan atau tanpa gejala dan membaik sendiri. Setelah sembuh, lelah bisa terasa beberapa minggu.

Demam pada anak punya banyak sebab, dari virus biasa sampai infeksi lain. Cara mengukur suhu dan tanda bahaya demam secara umum ada di demam pada anak. Dugaan demam berdarah tidak bisa dipastikan hanya dari suhu di rumah. Dokter yang menilai perlu tidaknya pemeriksaan.

Tanda berat, sering setelah demam reda

Infeksi kedua berisiko lebih besar menjadi berat. Gejala berat sering muncul setelah demamnya sudah turun. WHO menyebut: nyeri perut hebat, muntah terus, napas cepat, gusi atau hidung berdarah, sangat lelah, gelisah, darah di muntah atau tinja, sangat haus, kulit pucat dan dingin, serta merasa lemah. Orang dengan tanda ini perlu pertolongan segera.

Nyeri perut yang memburuk dibahas di sakit perut pada anak. Muntah yang tidak tertahan cairan ada di anak muntah. Mimisan yang cara menekan hidungnya berbeda dari perdarahan pada demam berdarah ada di mimisan pada anak. Pada dugaan demam berdarah, perdarahan adalah alasan untuk ke fasilitas kesehatan, bukan hanya ditekan di rumah lalu ditunggu.

Yang boleh dan yang dihindari

Tidak ada obat khusus untuk demam berdarah. WHO menyarankan istirahat, minum banyak cairan, dan pereda nyeri berupa parasetamol (asetaminofen). Obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen dan aspirin dihindari karena dapat menambah risiko perdarahan. Jangan memberi obat dewasa atau dosis yang tidak diukur oleh dokter atau apoteker. Aspirin tidak untuk anak.

Tawarkan minum sedikit-sedikit bila anak mau. Jangan memaksa makan besar. Catat kapan demam mulai, apakah sudah turun, berapa kali muntah, dan apakah ada nyeri perut atau perdarahan. Bawa catatan itu saat periksa. Anak yang tampak semakin lemas, pucat, atau tidak mau minum perlu dinilai hari itu juga.

Orang tua membuang air tergenang agar nyamuk penyebab demam berdarah pada anak tidak berkembang biak
Nyamuk penular aktif di siang hari. Genangan air di rumah perlu dikosongkan.

Nyamuk siang hari dan genangan air

Virus ditularkan terutama oleh nyamuk Aedes aegypti betina yang menggigit. Nyamuk ini aktif pada siang hari. Risiko turun bila gigitan dihindari: pakaian yang menutup tubuh, kelambu bila tidur siang (idealnya yang sudah diberi penolak nyamuk), kasa jendela, serta penolak nyamuk yang mengandung DEET, picaridin, atau IR3535. Coil dan vaporizer juga disebut WHO. Ikuti label produk dan jangan oleskan sembarangan ke wajah bayi.

Nyamuk bertelur di air yang menggenang. WHO menyarankan membuang sampah yang bisa menampung air, serta menutup, mengosongkan, dan membersihkan wadah air rumah tangga setiap minggu. Bak, pot, ban, dan penampung dispenser termasuk yang perlu diperiksa. Seseorang dapat menulari nyamuk sejak sekitar 2 hari sebelum gejala sampai sekitar 2 hari setelah demam reda, termasuk orang yang tidak tampak sakit. Karena itu, melindungi rumah tetap berguna meski tidak ada yang demam.

WHO menyebut satu vaksin (QDenga) berizin di sebagian negara dan dianjurkan hanya untuk usia 6–16 tahun di wilayah penularan tinggi. Itu bukan jadwal yang bisa diputuskan sendiri di rumah. Tanyakan ke dokter atau program imunisasi setempat. Vaksin tidak menggantikan pencegahan gigitan nyamuk.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah setiap demam tiga hari berarti demam berdarah? Tidak. Banyak demam virus lain berlangsung beberapa hari. Yang membedakan perlu dokter adalah pola gejala, musim dan lingkungan nyamuk, serta tanda berat, terutama setelah suhu turun.

Bolehkah ibuprofen bila anak kesakitan? Pada dugaan demam berdarah, WHO menyarankan menghindari ibuprofen dan aspirin. Pakai parasetamol sesuai petunjuk tenaga kesehatan.

WHO menegaskan tidak ada pengobatan khusus, tetapi deteksi dini dan perawatan yang tepat sangat menurunkan risiko kematian pada kasus berat. Anak boleh istirahat di rumah selama masih sadar, masih minum, dan tidak ada tanda berat. Catat suhu pagi dan sore, jumlah minum, serta apakah demam sudah turun. Lelah beberapa minggu setelah sembuh bisa terjadi. Sekolah atau penitipan ditunda sampai dokter menilai anak cukup baik dan tidak sedang dalam fase yang perlu pengawasan.

Di rumah, periksa bak, pot, dan wadah air pada hari yang sama setiap minggu. Pakaian panjang saat bermain di luar pada siang hari mengurangi gigitan. Kelambu siang berguna untuk anak yang tidur siang. Penolak nyamuk dipakai sesuai label usia. Langkah ini tidak mengobati yang sudah sakit, tetapi mengurangi nyamuk yang bisa menularkan virus ke penghuni lain, termasuk yang belum bergejala.

Kesimpulan

Demam berdarah pada anak ditularkan nyamuk yang aktif siang hari. Sebagian besar ringan atau tanpa gejala dan membaik dalam 1–2 minggu. Istirahat, cairan, dan parasetamol adalah perawatan yang disebut WHO. Segera cari pertolongan bila muncul nyeri perut hebat, muntah terus, napas cepat, perdarahan, lemas, haus berlebih, atau kulit pucat dan dingin, apalagi setelah demam reda. Kosongkan genangan air setiap minggu.

Sumber: Dengue, World Health Organization, diperbarui 21 Agustus 2025.