Radang tenggorokan pada anak sering disebut campur aduk dengan strep throat dan amandel. American Academy of Pediatrics membedakan ketiganya. Nyeri tenggorokan bisa karena virus atau bakteri. Strep throat adalah infeksi bakteri spesifik, Streptococcus grup A. Tonsilitis adalah pembengkakan amandel. Artikel ini untuk orang tua dan tidak menggantikan tes di dokter.

Virus atau strep
Pada bayi, batita, dan prasekolah, penyebab nyeri tenggorokan yang paling sering adalah virus. Tidak ada obat khusus. Anak biasanya membaik dalam 7–10 hari. Sering disertai pilek. Demam ringan bisa muncul, tetapi anak umumnya tidak tampak sangat sakit. Virus Coxsackie, lebih sering di musim panas dan gugur, bisa membuat demam lebih tinggi dan sulit menelan, kadang dengan lepuh di tenggorokan, tangan, dan kaki. Itu mirip penyakit tangan kaki mulut yang di Indonesia sering disebut flu Singapura.
Strep throat paling sering pada anak usia sekolah dan remaja, memuncak sekitar usia 7–8 tahun. Pada anak di atas tiga tahun, gejala bisa berupa nyeri tenggorokan sangat hebat, demam di atas 38,9°C, kelenjar leher bengkak, dan nanah di amandel. Batuk, pilek, suara serak, dan mata merah (pinkeye) bukan gejala strep. Bila itu yang muncul, virus lebih mungkin. Membedakan keduanya penting karena strep diobati dengan antibiotik. Amandel yang meradang dibahas lebih dalam di amandel pada anak. Demam secara umum ada di demam pada anak.
Kapan ke dokter dan bagaimana diperiksa
Hubungi dokter bila nyeri tenggorokan menetap, bukan yang hilang setelah tegukan pertama di pagi hari, baik ada demam, sakit kepala, sakit perut, atau kelelahan ekstrem maupun tidak. Segera bila anak tampak sangat sakit, sesak napas, atau sulit menelan sampai meneteskan air liur. Itu bisa menandakan infeksi lebih serius, termasuk epiglotitis.
Banyak klinik memakai rapid strep test yang hasilnya dalam menit. Bila negatif, dokter bisa memastikan dengan kultur tenggorokan: kapas disentuhkan ke belakang tenggorokan dan amandel, lalu ditumbuhkan di laboratorium sekitar 24 jam. Tes negatif berarti infeksi dianggap virus. Antibiotik tidak membantu virus dan tidak perlu diberikan.

Antibiotik dan amandel
Bila tes menunjukkan strep, dokter meresepkan antibiotik minum atau suntik. Habiskan sesuai resep, meskipun gejala sudah hilang. Tanpa pengobatan lengkap, infeksi bisa memburuk atau menyebar, termasuk abses amandel atau masalah ginjal. Strep yang tidak diobati juga bisa menuju demam rematik yang menyerang jantung, meski jarang di Amerika Serikat dan jarang pada anak di bawah 5 tahun. Jangan memakai sisa antibiotik saudara atau menghentikan sendiri di hari ketiga.
Dulu amandel sering diangkat hanya karena sering sakit tenggorokan. Hari ini tonsilektomi hanya untuk anak yang paling parah. Bahkan pada strep yang berulang, antibiotik biasanya tetap pilihan utama. Sariawan yang terasa nyeri di mulut, bukan di belakang tenggorokan, ada di sariawan pada anak. Batuk yang menyertai pilek virus ada di batuk pada anak.
Sebagian besar infeksi tenggorokan menular lewat percikan di udara atau lewat tangan. Jauhkan anak dari orang yang bergejala bila memungkinkan. Banyak orang sudah menular sebelum gejala muncul, jadi pencegahan sempurna sulit. Cuci tangan setelah batuk dan sebelum makan tetap membantu mengurangi sebaran di rumah.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah setiap radang tenggorokan pada anak butuh antibiotik? Tidak. Virus lebih sering, terutama pada anak kecil, dan membaik 7–10 hari tanpa antibiotik. Strep yang terbukti tes yang butuh antibiotik.
Bila ada batuk dan pilek, apakah itu strep? AAP menyebut batuk, pilek, suara serak, dan mata merah bukan gejala strep. Virus lebih mungkin.
Di rumah, tawarkan minum hangat atau dingin sesuai yang lebih nyaman. Makanan lunak mengurangi nyeri saat menelan. Istirahatkan suara. Jangan memaksa anak sekolah bila demam tinggi dan sangat lemas, terutama sebelum hasil tes keluar. Setelah strep terbukti dan antibiotik dimulai, tanyakan dokter kapan boleh kembali ke kelas. Untuk nyeri dan demam, gunakan obat anak sesuai usia dan petunjuk, bukan aspirin. Aspirin tidak untuk anak.
Catat apakah ada batuk, pilek, atau mata merah. Informasi itu membantu dokter menimbang virus versus strep sebelum swab. Foto tenggorokan dari rumah jarang menggantikan pemeriksaan langsung. Bila anak sudah sering strep dalam setahun, bawa catatan tanggal dan hasil tes. Keputusan operasi amandel diambil dari pola yang berat dan berulang, bukan dari satu kali nyeri tenggorokan musim hujan. Cuci tangan setelah sekolah dan jangan berbagi botol minum tetap berguna meski pencegahan sempurna sulit.
Infeksi mononukleosis juga bisa membuat tenggorokan nyeri dan amandel bengkak, tetapi pada anak kecil gejalanya sering sedikit atau tidak ada. Jangan mengira setiap amandel besar otomatis mono atau otomatis perlu diangkat. Dokter yang menilai. Fokus Anda di rumah: cairan, istirahat, dan kontrol tepat waktu bila nyeri menetap atau anak tampak sangat sakit.
Kesimpulan
Radang tenggorokan pada anak paling sering karena virus dan membaik dalam seminggu. Strep lebih khas pada usia sekolah dengan nyeri hebat, demam tinggi, dan nanah di amandel tanpa batuk pilek. Tes membedakan keduanya. Habiskan antibiotik bila strep terbukti. Segera ke dokter bila sesak, sangat sakit, atau sulit menelan sampai meneteskan liur. Operasi amandel bukan jawaban rutin untuk nyeri tenggorokan berulang.

