Sariawan pada Anak: Bercak Putih, Demam, dan Minum

Orang tua memberi minum pada anak yang mengalami sariawan pada anak

Sariawan pada anak yang dicari orang tua biasanya dua hal yang berbeda. Pada bayi, sering berupa bercak putih atau kuning di lidah, gusi, langit-langit, dan pipi bagian dalam karena jamur. Pada anak kecil, luka di mulut yang disertai demam dan bintil di tangan atau kaki sering merupakan penyakit tangan, kaki, dan mulut. Keduanya tidak diobati dengan obat kumur dewasa. Artikel ini tidak menggantikan dokter.

Orang tua memberi minum pada anak yang mengalami sariawan pada anak
Minum yang cukup lebih penting daripada memaksa makan saat mulut nyeri.

Bercak putih jamur di mulut bayi

American Academy of Pediatrics menjelaskan kandidiasis mulut, atau thrush, umum pada bayi dan batita. Gejalanya bercak putih atau kuning yang nyeri di lidah, bibir, gusi, langit-langit, dan pipi dalam. Menelan bisa sakit, sehingga bayi menolak menyusu. Jamur ini biasa hidup di tubuh dan baru mengganggu bila tumbuh berlebih, misalnya setelah antibiotik. Empeng atau dot yang tidak direbus bersih membuat infeksi mudah kembali.

Dokter mendiagnosis dengan melihat mulut. Obatnya antijamur sesuai resep, sering berupa obat yang dioleskan ke mulut, bukan antibiotik biasa. Sebagian besar membaik dalam sekitar dua minggu setelah pengobatan dimulai, dan bisa kambuh. Jangan mengerok bercak sampai berdarah. Bila jamur yang sama memerahkan lipatan popok, jaga kulit tetap kering. Cara dasarnya ada di ruam popok. Rincian jamur ada di Thrush and Other Candida Infections.

Sariawan yang disertai demam

Penyakit tangan, kaki, dan mulut adalah infeksi virus yang sangat menular, biasanya pada anak di bawah 5 tahun, dan umumnya ringan. Gejala muncul 3 sampai 6 hari setelah tertular. Biasanya dimulai dengan demam, lalu ruam berbintil kecil di mulut dan di tempat lain yang disebut namanya, yaitu tangan dan kaki. Tidak semua tempat harus terkena sekaligus. Keluhan terberat di beberapa hari pertama dan biasanya hilang dalam seminggu. Kulit jari yang mengelupas satu sampai dua minggu kemudian tidak berbahaya.

Tidak ada obat yang menyembuhkan virus ini. Yang dilakukan adalah meredakan demam dan nyeri sesuai usia, serta menjaga anak tetap minum. Hubungi dokter bila demam lebih dari tiga hari atau anak tidak mau minum. Curiga kekurangan cairan perlu diperiksa segera, termasuk ke instalasi gawat darurat. Jangan memakai obat kumur dewasa karena terasa perih. Cairan penenang mulut, bila memang perlu, hanya setelah bertanya ke dokter. Cara membaca suhu ada di demam pada anak. Sumbernya Hand, Foot and Mouth Disease di HealthyChildren.

Anak mencuci tangan dengan sabun agar sariawan virus tidak menular
Cuci tangan setelah ganti popok memutus penularan lewat tinja.

Berapa lama menular, dan bolehkah ke sekolah?

Penyakit tangan, kaki, dan mulut paling menular pada minggu pertama. Virus masih bisa keluar dari hidung dan mulut selama 1 sampai 3 minggu, dan ada di tinja berminggu-minggu sampai berbulan-bulan. Penularan lewat droplet batuk, air liur, cairan lepuh, dan tinja, termasuk tangan yang kotor lalu masuk ke mulut. Jarak droplet biasanya tidak lebih dari sekitar satu meter.

Anak sebaiknya tidak masuk sekolah bila masih demam, belum kuat ikut kegiatan, air liur berlebih sulit ditangani, atau lepuh masih banyak terbuka. Lepuh biasanya mengering sekitar tujuh hari. Setelah itu, bila anak sudah enak badan, ia bisa kembali. Beri tahu sekolah. Ruam ini bukan cacar air. Bedanya dibahas di cacar air pada anak. Anak yang sudah pernah sakit tetap bisa tertular lagi.

Minum, makan, dan kebersihan

Tawarkan tegukan kecil yang dingin dan tidak asam. Jangan memaksa makanan pedas atau asin saat mulut nyeri. Bila anak menolak makan seharian tetapi masih minum, prioritaskan cairan. Bila mogok makan berlanjut setelah mulut membaik, lihat cara mengatasi anak susah makan. Bayi yang baru MPASI tetap butuh tekstur yang tidak melukai luka. Panduan awal ada di mpasi 6 bulan.

Pantau jumlah minum setiap beberapa jam. Cuci tangan setelah ganti popok, setelah memegang tisu, dan sebelum makan. Jangan berbagi gelas, sendok, sikat gigi, atau handuk selama sakit. Rebus empeng dan dot bila bercak jamurnya kambuh. Pisahkan anak dari saudara sampai lepuh mengering bila mereka satu kamar. Permukaan yang sering disentuh boleh dibersihkan. Jangan memberi aspirin pada anak.

Kesimpulan

Sariawan pada anak yang berupa bercak putih nyeri di mulut bayi biasanya jamur dan perlu obat dari dokter, dengan perbaikan sekitar dua minggu. Luka mulut plus demam dan bintil di tangan atau kaki biasanya virus yang hilang dalam seminggu, tanpa antibiotik. Keduanya butuh minum yang cukup.

FAQ

Sariawan pada anak sembuh berapa hari?

Penyakit tangan, kaki, dan mulut biasanya hilang dalam seminggu, dengan lepuh mengering sekitar tujuh hari. Jamur mulut sering membaik dalam sekitar dua minggu setelah obat antijamur dimulai.

Apakah sariawan bisa menyebabkan demam?

Ya, bila penyebabnya virus tangan, kaki, dan mulut. Demam biasanya muncul lebih dulu, lalu luka di mulut. Bercak jamur pada bayi lebih sering membuat nyeri saat menyusu daripada demam tinggi.

Obat sariawan apa yang aman?

Jamur diobati dengan antijamur resep dokter. Virus tidak punya obat penyembuh. Jangan memakai obat kumur dewasa. Obat demam hanya yang sesuai usia, dan jangan aspirin.

Bolehkah anak tetap sekolah?

Tidak, selama masih demam, belum kuat ikut kelas, atau lepuh masih banyak terbuka. Setelah badan enak dan lepuh mengering, anak bisa kembali. Beri tahu guru.