Kutu rambut pada anak sangat umum, terutama di sekolah dan penitipan. Kutu adalah serangga kecil tanpa sayap yang hidup di rambut dan mengisap darah dari kulit kepala. Gigitannya membuat gatal, tetapi kutu tidak menyebarkan penyakit dan bukan tanda anak jarang mandi. Nemours KidsHealth menekankan kutu perlu ditangani segera agar tidak menular ke orang serumah.

Tanda kutu rambut pada anak
Telur kutu (nits) tampak seperti titik kuning, cokelat muda, atau cokelat yang menempel di batang rambut dekat kulit kepala. Nits tidak lepas hanya dengan disikat, berbeda dari ketombe. Setelah menetas, cangkang telur yang putih atau bening tetap menempel dan makin mudah dilihat saat rambut tumbuh. Kutu dewasa kira-kira sebesar biji wijen, berwarna keabu-abuan atau cokelat muda. Siklus hidup berulang sekitar tiga minggu. Kebanyakan kutu makan darah beberapa kali sehari dan bisa bertahan sampai dua hari di luar kulit kepala.
Gatal muncul karena reaksi terhadap air liur kutu, dan tidak selalu langsung. Pada sebagian anak, gatal baru terasa setelah berminggu-minggu. Anak bisa mengeluh ada yang menggelitik di kepala. Garukan hebat bisa menimbulkan infeksi kulit: kelenjar leher membengkak, kulit merah, nyeri, berkerak, atau mengeluarkan cairan. Itu perlu diperiksa dokter. Bercak kulit lain punya penyebab berbeda; bandingkan dengan kurap pada anak, panu pada anak, dan eksim pada anak supaya tidak salah obat.
Bagaimana kutu menular?
Kutu tidak bisa terbang atau melompat. Mereka merayap lewat kontak kepala-ke-kepala, serta lewat baju, seprai, sisir, sikat, dan topi yang dipakai bersama. Penularan cepat di sekolah, penitipan, pesta menginap, dan kegiatan olahraga. Hewan peliharaan tidak menularkan kutu rambut manusia. Karena itu, anak yang rambutnya bersih tetap bisa kena.
Minta anak mengurangi tempel kepala saat bermain. Setiap tiga atau empat hari, periksa anak yang baru kontak erat dengan penderita, lalu obati yang sudah ada kutu atau nits dekat kulit kepala. Cek semua anggota rumah, karena kutu mudah berpindah di satu rumah.
Cara memeriksa rambut
Lihat kulit kepala, belakang telinga, dan tengkuk. Kutu jarang ada di alis atau bulu mata. Tarik bintik kecil dengan jari: ketombe lepas, nits tetap menempel. Cara paling baik memakai sisir rapat pada rambut basah yang sudah diberi banyak kondisioner. Sisir bagian kecil, lalu lap sisir ke tisu agar kutu atau telur lebih kelihatan. Lampu terang dan kaca pembesar membantu.

Cara mengatasi kutu rambut pada anak
Ada dua jalur utama: obat dan pengambilan manual. Sampo, krim bilas, atau losion pembasmi kutu ada yang dijual bebas dan ada yang resep. Pastikan produk aman untuk usia anak. Sebagian sampo bebas aman sejak usia 2 bulan, sebagian hanya untuk usia 2 tahun ke atas. Baca label atau tanyakan apoteker. Kadang kutu kebal terhadap satu obat. Jika setelah pengobatan masih ada kutu hidup, minta saran dokter atau apoteker untuk ganti produk. Untuk kutu yang sangat bandel, dokter bisa mempertimbangkan obat minum.
Tidak ada obat yang 100 persen berhasil, jadi sisir rapat menyelesaikan sisa telur. Untuk bayi 2 bulan atau lebih muda, sisir manual adalah satu-satunya pilihan karena obat kutu tidak boleh dipakai. Basahi rambut, beri banyak kondisioner, sisir bagian demi bagian, dan lap sisir ke tisu basah. Ulangi setiap 2 sampai 3 hari selama 2 sampai 3 minggu setelah kutu hidup terakhir terlihat. Sisir elektrik, cuka khusus, minyak bumi, mayones, atau minyak zaitun tidak punya bukti kuat. Bicarakan dulu dengan dokter jika obat biasa gagal dan Anda ingin mencoba cara lain.
Cuci seprai, boneka, dan pakaian yang dipakai dua hari sebelum pengobatan dengan air sangat panas sekitar 54 derajat Celsius, lalu keringkan di pengering panas minimal 20 menit. Barang yang tidak bisa dicuci bisa di-dry clean atau dimasukkan kantong kedap udara selama dua minggu. Vakum karpet dan sofa, termasuk di mobil. Rendam sisir, jepit, dan ikat rambut di air panas minimal 54 derajat Celsius selama 10 menit.
Apakah anak harus libur sekolah?
Dulu banyak sekolah menerapkan aturan “tanpa nits tidak boleh masuk”. KidsHealth mencatat dokter sekarang umumnya tidak menganjurkan kebijakan itu. Biasanya anak boleh menyelesaikan hari sekolah, pulang untuk diobati, lalu masuk lagi keesokan hari, sambil menghindari kontak kepala. Rambut panjang bisa diikat. Kebijakan lokal tetap ikuti aturan sekolah, tetapi pengobatan di rumah adalah langkah utamanya. Kesiapan anak berangkat sekolah yang lebih luas ada di kesiapan anak masuk TK.
Hubungi dokter jika Anda menduga kutu, jika kutu masih ada dua minggu setelah pengobatan dimulai, atau jika kulit kepala tampak infeksi. Nits yang jauh dari kulit kepala, lebih dari sekitar 1 cm, dan tanpa kutu hidup biasanya sudah mati dan sering tidak perlu diobati lagi. Anak masih gatal karena biang keringat atau jamur punya jalur lain; lihat juga biang keringat pada anak. Informasi ini edukatif. Rujukan: KidsHealth tentang kutu rambut.
Kesimpulan
Kutu rambut pada anak mengganggu tetapi tidak berbahaya dan bukan soal kebersihan. Periksa dengan sisir rapat, obati sesuai usia, dan ulangi penyisiran selama beberapa minggu. Cuci barang yang baru dipakai dan cek seluruh keluarga supaya kutu tidak berpindah bolak-balik.


