Campak pada Anak: Lama Menular, Isolasi, dan Tanda Bahaya

Orang tua menemani anak istirahat dan minum saat campak pada anak

Campak pada anak adalah infeksi virus yang sangat menular, dengan demam tinggi, batuk, pilek, dan ruam yang biasanya muncul 3 sampai 5 hari setelah gejala awal. American Academy of Pediatrics menyebut penderita menular sejak 4 hari sebelum ruam sampai 4 hari setelah ruam muncul. Tidak ada obat yang membunuh virus campak. Anak harus di rumah sampai sekurang-kurangnya 4 hari penuh setelah ruam mulai. Artikel ini tidak menggantikan dokter.

Orang tua menemani anak istirahat dan minum saat campak pada anak
Minum yang cukup dan istirahat adalah perawatan utama di rumah.

Gejala dan berapa hari sembuh

Organisasi Kesehatan Dunia menjelaskan gejala biasanya mulai 7 sampai 14 hari setelah terpapar. AAP menyebut awitan yang khas sekitar 8 sampai 12 hari. Gejala awal berlangsung kira-kira 4 sampai 7 hari: demam tinggi, batuk, pilek, lalu ruam. Ruam mulai di wajah dan leher atas, menyebar ke bawah dalam sekitar 3 hari, dan biasanya bertahan 4 sampai 8 hari sebelum memudar. Bintik kecil di dalam pipi bisa muncul sebelum ruam kulit.

Ini bukan cacar air. Cacar air berupa lepuh yang berubah jadi keropeng, dibahas di cacar air pada anak. Demam diukur dan dipantau sesuai demam pada anak. Batuk yang menyertai ada di batuk pada anak, tetapi campak tetap perlu dilaporkan ke dokter, bukan hanya dirawat sebagai batuk biasa.

Berapa lama menular

Campak menyebar lewat napas, batuk, dan bersin. Virus tetap aktif di udara atau di permukaan sampai sekitar dua jam. Seseorang yang masuk ke ruangan yang baru ditinggalkan penderita masih bisa tertular. WHO mencatat satu orang yang sakit dapat menimbulkan sampai 18 penularan baru. Orang yang belum kebal paling berisiko.

Anak menular 4 hari sebelum ruam dan 4 hari sesudahnya, termasuk saat ia belum sadar sedang sakit. AAP meminta anak tidak masuk sekolah atau penitipan sampai sekurang-kurangnya 4 hari penuh setelah ruam mulai. Hubungi dokter sebelum datang, supaya pemeriksaan diatur tanpa menulari ruang tunggu. Cuci tangan dan jangan berbagi gelas. Langkah cuci tangan yang sama berguna seperti pada sariawan pada anak bila ada luka mulut, tetapi isolasi campak lebih ketat.

Anak mencuci tangan untuk mengurangi penularan campak pada anak
Cuci tangan membantu, tetapi isolasi tetap diperlukan selama anak menular.

Perawatan di rumah dan tanda bahaya

WHO menyatakan tidak ada pengobatan khusus untuk virus campak. Perawatan bertujuan membuat anak nyaman dan mencegah komplikasi. Beri minum cukup, karena diare atau muntah menguras cairan. Cara mengganti cairan ada di diare pada anak. Makanan biasa dilanjutkan bila anak mau. Jangan memberi aspirin. Obat demam hanya yang sesuai usia.

Dokter dapat memberi vitamin A dengan dosis sesuai usia pada anak yang dicurigai campak, terutama di bawah 5 tahun. Jangan menggandakan suplemen sendiri. Antibiotik tidak membunuh virus campak. Dokter memakainya hanya bila ada komplikasi seperti pneumonia atau infeksi telinga. Sebagian besar kematian terkait komplikasi, paling sering pada anak di bawah 5 tahun dan orang dewasa di atas 30 tahun. Waspadai sesak, kejang, anak yang sangat lemas, atau tidak mau minum. Campak pada ibu hamil berbahaya bagi ibu dan bayi.

Panduan AAP dan WHO tidak memasang larangan mandi. Anak boleh dibersihkan bila cukup kuat, tanpa digosok sampai kulit lecet, dan tetap tidak keluar rumah selama masa menular. Sumbernya lembar fakta campak WHO dan Measles: What Parents Need to Know.

Vaksin, bukan obat setelah ruam muncul

Pencegahan yang paling efektif adalah vaksin. AAP menulis sekitar 95 dari 100 orang terlindungi setelah satu dosis MMR, dan 97 sampai 99 dari 100 setelah dua dosis. Dalam jadwal AAP, dosis pertama diberikan pada usia 12 sampai 15 bulan dan dosis kedua pada usia 4 sampai 6 tahun. WHO menyebut dosis pertama sering pada usia 9 bulan di negara tempat campak masih sering, lalu dosis kedua di kemudian hari. Jadwal yang dipakai di layanan Indonesia ada di jadwal imunisasi bayi. Bila anak terpapar dan belum lengkap imunisasinya, telepon dokter hari itu juga. Jangan menunggu ruam.

Siapkan kamar yang tenang, cahaya tidak menyilaukan, dan gelas air dalam jangkauan. Catat hari pertama demam dan hari pertama ruam, karena hitungan isolasi dihitung dari ruam, bukan dari batuk. Anggota rumah yang belum tahu status vaksinasinya sebaiknya menghubungi dokter, terutama bayi yang belum cukup umur untuk vaksin dan ibu hamil.

Kesimpulan

Campak pada anak ditandai demam, batuk, pilek, dan ruam yang turun dari kepala. Anak menular dari 4 hari sebelum ruam sampai 4 hari sesudahnya. Tidak ada obat antivirus khusus. Minum cukup, hubungi dokter, dan kejar vaksin sesuai jadwal.

FAQ

Campak pada anak sembuh berapa hari?

Gejala awal sekitar 4 sampai 7 hari. Ruam biasanya bertahan 4 sampai 8 hari lalu memudar. Anak tetap di rumah sampai sekurang-kurangnya 4 hari penuh setelah ruam mulai.

Apakah campak menular ke orang dewasa?

Ya, bila orang dewasa itu belum kebal. Komplikasi justru lebih sering pada anak di bawah 5 tahun dan orang dewasa di atas 30 tahun, serta pada ibu hamil.

Bolehkah anak campak mandi?

Panduan AAP dan WHO tidak melarang mandi. Bersihkan tubuh bila anak kuat, jangan menggosok ruam, dan jangan membawanya ke tempat umum selama masih menular.

Apakah campak berbahaya?

Bisa. Komplikasi meliputi pneumonia, infeksi otak, gangguan pendengaran, dan kematian, terutama pada anak kecil yang belum divaksin atau gizinya kurang. Segera periksa bila sesak, kejang, atau tidak mau minum.